Cek

Posted: 29 November 2017 in Pengalaman
Tag:, ,

Ada kalanya sebuah keunggulan dari sesuatu itu nggak perlu kita uji. Ada kalanya membaca petunjuk itu penting. Kedua hal ini lupa diperhatikan sama seorang teman saya.

Ceritanya dimulai saat teman saya membeli telepon genggam, merknya Blackview. Katanya dia beli dari Singapura, pengiriman memakan waktu sekitar 2 mingguan. Harganya 3 juta rupiah. Keunggulan dari hape ini adalah dia kuat, semacam hape buat kegiatan petualangan, tahan air, tahan banting, dan udah punya fitur-fitur canggih, selayaknya telepon pintar pada umumnya.

Hari itu hari Jumat, hape yang dia beli baru saja sampai di rumahnya setelah perjalanan jauh. Karena penasaran dengan keunggulan yang ditawarkan, dia berniat mencoba ketangguhan telepon itu dengan mencelupkan hapenya ke air. Tanpa memeriksa apapun yang ada dalam kemasan hape tersebut, tanpa ragu dia memasukkan hape itu ke dalam sebuah wadah yang berisi air. Kemudian dia tinggal keluar buat sholat Jumat.

Pulang dari masjid, hape tadi diangkatnya dari dalam wadah. Dan keadaan hape tersebut cukup mengenaskan bagi sebuah hape. Air udah masuk di mana-mana. Sebelum teman saya tadi memutuskan untuk marah-marah, karena hapenya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan, dia meraih kemasan hape tadi dan mengambil buku manualnya. Sambil membaca buku manual, dia melihat sesuatu dalam sebuah kemasan plastik kecil, isinya sekrup kecil berjumlah 4 buah.

Akhirnya dia menyadari, bahwa sekrup itu adalah pengaman terakhir dalaman hape tadi dari dunia luar yang ganas. Sekrup itu harus dipasangkan pada bagian belakang hape, yang memang ada lubangnya berjumlah 4. Namun tentu saja, nasib sudah menjadi bubur. Yang dia lakukan akhirnya hanya bisa keliling mencari suku cadang pengganti hapenya yang udah kemasukan air tadi. Tapi karena hape bermerk Blackview masih amat sangat jarang di Kediri yang punya, toko-toko aksesoris hape tidak ada yang menjual suku cadangnya.

Saya berkunjung ke rumah teman saya tadi malam harinya. Dia cerita panjang lebar tentang peristiwa seharian itu ke saya. Saya juga sempat memeriksa hape yang nahas tadi. Hapenya emang bagus banget, dipegang lumayan berat, dan keras. Cocok dengan spesifikasinya yang tahan banting. Saya lihat bagian dalamnya yang banyak pelindungnya, jadi kalo bagian belakang hape tersebut dipasang ke badan hape, ada semacam seal yang melindungi bagian dalaman hapenya.

Tapi kuncinya, tentu saja, di 4 buah sekrup yang harus dipasang ke lubangnya. Tanpa itu, semua percuma. Uang 3 juta hilang begitu aja, terendam air di sebuah wadah plastik. Saya hanya bisa berharap, semoga bukan saya yang mengalami kemalangan seperti ini di masa-masa yang akan datang.

Iklan
Komentar
  1. Dyah Sujiati berkata:

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  2. Zen berkata:

    Sayang banget eh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s