Piknik

Posted: 17 Juli 2016 in Pengalaman
Tag:, ,
DSC03280

Kebun Binatang Surabaya

Kebun binatang adalah salah satu tempat piknik favorit saya. Seingat saya tempat piknik pertama saya ya ke kebun binatang, tepatnya Kebun Binatang Surabaya. Sayangnya kondisi sekarang udah nggak kaya dulu lagi, selain tempatnya agak kotor, banyak binatang yang mati, juga jerapah yang ketemu saya pas pertama ke situ dulu udah nggak saya temuin lagi. Bingung kan, nyari lagi di mana itu jerapah. Mau nyari di kandang sampingnya juga nggak ada. Padahal dia tinggi, kalo sembunyi kan susah, merunduk juga tetep keliatan.

Yang namanya kebun binatang itu yang tempat buat pamer binatang-binatang, kalo buat pamer lukisan itu namanya galeri. Pastinya banyak binatang di kebun binatang, kalo banyak pohon itu namanya kebun raya. Banyak pengunjung ke sini mau berlibur atau mau piknik, kalo mau makan datangnya ya ke pesta nikahan aja.

Selain kebun binatang ada taman yang banyak binatangnya berkonsep taman safari. Di sini kita keliling liat-liat binatang naik mobil. Ada juga yang konsepnya beda, berupa sea world. Di sini katanya disebut akuarium raksasa, tapi kenyataannya tidak seindah sebutannya. Nyatanya yang masuk akuarium raksasa bukan ikannya, tapi orangnya. Jadi yang terjadi sebenarnya adalah para ikan dan makhluk laut itu ngeliat manusia yang ada di dalam akuarium raksasa.

Udah umum yang namanya kebun binatang itu nggak bisa menampung semua jenis hewan. Ada aja hewan yang nggak ada di situ, misalnya semut, lalat, atau nyamuk. Sebenernya mereka ada di situ, tapi nggak ada kandangnya. Mungkin mereka ke kebun binatang itu buat berlibur atau mau piknik, atau juga mungkin lagi ada pesta nikahan nyamuk di kebun binatang.

Selain piknik, kegiatan rekreasi yang lain adalah outbound. Ngomongin tentang outbound itu menyenangkan, terutama kalo pas kelompok yang aku ikuti menang. Tapi nggak cuma kemenangan itu yang menjadi kesenangan outbound, tapi juga permainan, kebersamaan, dan outbound itu sendiri secara keseluruhan. Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini, terutama bagi saya sendiri memberikan kesan yang berbeda-beda dari masing-masing kegiatan outboundnya.

Salah satu kegiatan outbound yang bagi saya paling berkesan dan menyenangkan adalah outbound yang bersifat penjelajahan. Kita dibagi menjadi beberapa kelompok, yang terdiri dari antara tujuh sampai sepuluhan orang. Kemudian semua kelompok berkumpul dari satu titik pemberangkatan untuk kemudian menyusuri rute tertentu yang telah ditentukan. Selama perjalanan setiap kelompok mendapatkan misi yang berakhir di titik finish. Selain itu, selama rute perjalanan tersebut ada pos-pos tertentu, di mana masing-masing pos ada tugasnya masing-masing. Yang seperti ini sih sebenarnya dulu sering saya alami sebagai penjelajahan selama mengikuti kegiatan kepramukaan.

Satu hal yang menambah kesenangannya adalah kita menyusuri sebuah rute yang berada di daerah yang sama sekali kita kenal. Maklum outboundnya kan juga bukan di daerah rumah atau tempat kerja, tapi di daerah pedesaan. Jadi menyusuri sawah, kebun, sungai, dan naik-turun daratan yang tinggi adalah perjalanan yang harus dilalui selama kegiatan outbound. Selama perjalanan ini kita bisa dihadapkan pada berbagai masalah, seperti tersesat karena tidak menemukan petunjuk jalan, tertusuk karena melewati jalan berduri, atau juga tidak berhasil melaksanakan misi globalnya.

Lain halnya dengan outbound yang on the spot, tempatnya dari awal sampai akhir ya di situ-situ aja. Kalau outbound lingkungan dengan penjelajahan panitia bisa memanfaatkan lingkungan yang ada sebagai sarananya, outbound yang ini menuntut penyelenggaranya lebih kreatif dalam membuat trek outboundnya. Misalnya kalau mau ada outbound yang pakai sarana halang rintang, ya jadinya harus bikin sarananya sendiri dengan pemanfaatan lingkungan yang minim. Selain itu outbound yang semacam ini juga membutuhkan tempat yang lebih luas agar masing-masing tugas dan permainan bisa berlangsung dan menyambung lebih cepat sehingga menghemat waktu pelaksanaan outbound secara keseluruhan.

Intinya kegiatan outbound itu menyenangkan, terutama bagi orang-orang yang menyukai tantangan, petualangan, serta suka hal-hal yang berbau olahraga dan taktik strategi. Kalau mau kegiatan outbound yang lebih serius lagi bisa latihan di markas militer yang sarananya sudah tersedia, pelatihnya ada, dan sudah pasti manfaatnya bakal lebih terasa. Apalagi kalau setelah outbound kebersamaan menjadi lebih erat dan terasa hangat, semua rasa lelah dan capek selama mengikutinya jadi terbayar lunas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s