Excel Itu Sulit

Posted: 30 Desember 2013 in Pengalaman
Tag:, , ,

Excel-iconMicrosoft Excel dan aplikasi spreadsheet sejenisnya adalah aplikasi dasar yang standar ada di setiap paket program aplikasi Office. Menariknya, aplikasi ini menyertakan berbagai fitur yang sangat membantu dalam mengerjakan berbagai keperluan dokumen. Tapi seiring dengan banyaknya fitur dan pengaturannya, ini jadi menyulitkan pengguna komputer konvensional. Yang dimaksud pengguna komputer konvensional adalah para pemakai yang biasanya memakai komputer yang berada di jalan yang lurus, hanya menggunakan komputer untuk mengetik tanpa peduli dengan pengaturan dan format-formatnya serta kecanggihan fitur dan kemudahannya.

Jadi gini, ceritanya sering dengar orang ngomong kalo bikin dokumen pake Excel itu susah. Emang susah sih, tapi itu berlaku bagi yang nggak mau kesusahan dan nggak mau belajar. Bayangin aja, di Excel itu udah ada fasilitas buat berhitung, bisa bikin penjumlahan dalam sekali ketik, eh masih ada aja yang udah bikin tabel penjualan, begitu ngisiin totalnya pake kalkulator. Ini kan sebenarnya bisa dibilang kita mem-PHP-in Excel. Kalo si Excel ini bisa mengeluh, mungkin dia akan menyesal diciptakan dalam keadaan yang sangat canggih, soalnya percuma aja canggih tapi nggak dimanfaatin.

Masalahnya adalah, tau pengaturan dan bisa bikin dokumen yang bagus di Excel itu adalah anugerah, tapi nggak selalu bikin mudah. Contohnya gini, dalam satu kantor yang berisi sepuluh orang, cuma ada satu orang yang menguasai Excel (mungkin setelah pertarungan tiga setengah tahun baru bisa menaklukkan Excel), yang sembilannya bisa tapi nggak tau gimana cara ngaturnya. Ini udah pasti yang satu ini jadi tempat berkeluh kesah dari sembilan orang yang lain. Bikin dokumen hampir selesai, nggak bisa ngaturnya, kasih ke satu orang tadi. Dokumennya revisi, mau dicetak, kasih lagi ke orang tadi. Satu sel penuh tulisan hilang, bingung, kasih lagi ke orang ini.

Sebenernya ini bukan masalah mau atau nggak mau dimintai tolong. Ini adalah masalah belajar. Udah tau sembilan orang ini nggak bisa Excel, mereka nggak mau cari cara gimana bisa ngatur sendiri dokumennya, itu karena masih ada satu orang ini yang bisa. Terus nanti gimana kalo satu orang ini ternyata lagi nggak ada, atau tugas ke luar, atau cuti beberapa bulan gitu, apa mau nunggu datangnya? Di sinilah harusnya proses belajar itu muncul. Awalnya bisa kan minta tolong ke satu orang ini, terus dari cara kerjanya orang ini yang minta tolong tadi merhatiin terus (caranya, bukan orangnya!). Terus abis itu coba-coba sendiri dan akhirnya bisa.

Yang susahnya adalah, minta tolong dikerjain dokumennya, kasih ke satu orang ini, eh dianya malah ngerjain tugas lain dengan alasan tugasnya harus selesai. Ini kan nggak adil, emang satu orang ini nggak ada tugas lain apa? Atau minta tolong terus dianya sendiri sibuk mainin HP, atau ngerumpi sama temen yang lain. Emang yang satu ini nggak butuh ngerumpi juga apa gimana?

Tapi sekali lagi, bisa bikin dokumen di Excel dengan tampilan yang indah dan menggunakan fitur-fiturnya adalah sebuah anugerah tersendiri. Kalo boleh ngitung pahala-pahalaan, nolong orang itu emang berpahala, tapi bikin orang lain pinter itu kan juga pahala lagi. Dan belajar biar jadi lebih pinter lagi, itu kan juga pahala tersendiri. Bergantung sama orang lain terus menerus dalam hal-hal yang sebenarnya kecil dan harusnya bisa diselesaikan sendiri itu nggak enak lo, terutama kalo nggak setiap saat kita bisa ketemu orang itu.

Iklan
Komentar
  1. lazione budy berkata:

    yup, ini tentang belajar dan kebiasaan.
    karena saya terbiasa dengan excel maka saya ga setuju kalau excel itu sulit.
    dari yg 2003 dan 2007 saya tiap hari pegang, kalau mentok ga bisa maka saya tinggal buka tab mozila tanya google.
    kita hidup di dunia instan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s