Compact Disc

Posted: 11 Desember 2013 in Pengalaman
Tag:, ,

cdHarga kepingan DVD kosong sekarang ini udah cukup murah, sekitar lima ribuan udah dapat. Apalagi kalo CD kosongan, bisa lebih murah lagi. Kapasitasnya juga udah dikalahkan sama yang namanya flashdisk, yang muncul belakangan. Apalagi isi flashdisk bisa lebih fleksibel untuk aktivitas tulis-hapus. Tapi nggak tau kenapa bagiku yang namanya CD itu masih aku anggap sebagai barang penting dan ‘mewah’, padahal harganya juga sangat jauh lebih murah daripada flashdisk.

Kalo menurutku ini dikarenakan fungsi dan guna CD sendiri masih sangat efektif untuk beberapa keperluan, misal mau instal OS, program, back-up data, dan sebagainya. Meskipun kapasitasnya terbatas (terutama CD), tapi bisa ngasih keamanan yang lebih. Bandingkan dengan menyimpan file di flashdisk, terutama saat sekarang ini, di mana virus-virus banyak bermunculan. Asal colok flashdisk di mana aja bikin rentan kena virus dari mana aja.

Kalo pake keping CD atau DVD, sesuai dengan sifatnya yang kompak, maka tanpa proses tertentu file apapun nggak bisa asal masuk ke dalam CD dan mengganggu filenya. Belum lagi kalo mau nginstal OS, pake master dari CD itu lebih aman daripada menginstal dari flashdisk, yang bisa aja master instalannya udah kena virus, sehingga kalo nginstal dari situ maka virus yang ada ikutan masuk ke OSnya.

Tapi tentu aja semua ada kelemahannya. Musuh utama CD adalah goresan. Kalo udah kegores, baca data juga tersendat. Berikutnya adalah kotor. Kalo ada kotoran yang nempel di permukaan baca CD, maka drive optik akan ada masalah atau gangguan dalam ketepatan baca datanya. Lalu juga retakan, pecah, dan lain-lain gangguan. Terlepas dari keamanan datanya, keamanan perangkat CDnya sendiri juga perlu diperhatikan.

Kalo punya CD-CD yang penting dan perlu, biasanya aku back-up CD tersebut dalam bentuk file image. Kalo suatu saat pas CD pertamanya rusak dan nggak bisa dipakai lagi, maka tinggal bikin CD baru dari image tadi. Cuma masalahnya adalah image CD ini bisa memenuhi kapasitas harddisk dari komputernya. Tapi tentu saja ini masih bisa diakali dengan misalnya menyimpan filenya di flashdisk atau tempat penyimpanan lain.

Nilai guna dari sebuah barang menjadi sebuah nilai tambah dari harga barang tadi yang sebenarnya sangat murah. Soalnya kegunaan dan fungsi barang ini bisa jadi sangat berharga dan sangat berguna yang bisa diandalkan dalam kegiatan kita, sehingga seringkali sebesar apapun harga barangnya menjadi nggak kerasa karena kepentingan fungsinya.

Komentar
  1. yandhi ramadhana mengatakan:

    dl jaman kapasitas flashdisk cm itungan puluhan mega, gw sering burning cd tp skarang flashdisk ada yg puluhan giga jadi males dag pk cd lh

  2. nazhalitsnaen mengatakan:

    sebelum kenal flashdisk memang saya dulu punya banyaaak banget CD backup…
    emang benar juga mas, ada keunggulannya si CD…
    ni juga ngingetin perihal kemarin harddisk eksternal (yang saya bergantung data backup sekarang ini) rusak dan menyesallah kenapa gak make CD lagi😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s