Arsip untuk April, 2013

generalisasiSuatu ketika, saat seorang cewek dikecewakan oleh seorang cowok, dia kemudian berkata, ‘Semua cowok itu sama saja, suka bikin sakit hati’. Betapa kalimat ini sangat-sangat berbau generalisasi. Bagaimana tidak, hanya karena seorang cowok di antara jutaan atau bahkan miliaran yang lain membuatnya kecewa dan sakit hati, dia sudah berani membuat kesimpulan dan vonis bahwa ‘semua cowok itu sama saja, suka bikin sakit hati’. Mungkin juga berlaku sebaliknya.

Hanya karena SEORANG, bukan DUA ORANG, bukan TIGA ORANG, bahkan bukan SEPULUH ORANG! Begitulah generalisasi, di mana mengesampingkan bagaimana yang lain, hanya karena sejumlah kecil ketidakwajaran, sejumlah besar kewajaran tidak terlihat. Mungkin kita sering melihat di berita, di mana ada sekelompok orang di sebuah daerah bersikap kasar atau kurang ramah. Tapi bukan berarti semua orang di daerah tersebut juga seperti itu. Atau karena sebuah peristiwa tidak mengenakkan di suatu tempat. Itu tidak menandakan bahwa tempat tersebut selalu membuat tidak enak.

Karena generalisasi itu tidak adil bagi sebagian orang, hanya karena sebagian yang lain. Mungkin seperti itulah mengapa ada orang-orang yang sangat percaya kepada hal-hal yang berbau takhayul. Padahal takhayul itu terjadi hanya karena suatu hal yang menimpa seseorang atau beberapa orang yang kurang beruntung, maka masyarakat menganggapnya sebagai sebuah tanda atau hal yang harus dihindari dan dijauhi.

Hanya karena seseorang yang menyakitinya, seseorang bisa menganggap orang-orang yang lain juga seperti itu. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak begitu? Kita tidak bisa menganggap bahwa orang-orang dari daerah ini begini, atau orang-orang yang bersekolah di tempat ini begitu, atau orang-orang yang lahir di bulan ini begini, atau pula orang-orang dengan ciri-ciri khusus itu begitu. Itu hanyalah generalisasi! Hal yang tidak adil bagi mereka yang tidak seperti anggapannya. Kalo seorang cewek tadi menganggap semua cowok selalu bikin sakit hati, bagaimanakah dengan bapaknya? Apakah dia melihat bahwa bapaknya juga seperti itu? Atau kalo seorang cowok bilang bahwa semua cewek itu suka bikin kesal, apakah dia melihat bagaimana baiknya ibunya?

Yang pasti memang generalisasi itu sifat yang sering melekat dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita sering tidak sadar dengan melekatkan sebuah kondisi tertentu pada lingkungan atau hal tertentu yang bersifat mirip atau sama. Tentu saja setiap individu dari kita tidak bisa dibanding-bandingkan satu sama lainnya, tapi tetap saja setiap kita tidak bisa disama-samakan dengan masing-masing yang lain.

Iklan

parkir busParkir bis adalah sebuah taktik sepakbola ultra defensif yang beberapa orang juga menyebutnya sebagai sepakbola negatif, di mana sebuah tim yang hampir seluruh pemainnya menjaga wilayah pertahanannya dengan ketat, mencoba menutup semua celah pertahanan dengan menumpuk pemain di jantung pertahanan, serta sesekali mencoba mencari peluang dan kesempatan untuk memanfaatkan kelengahan tim lawan dan membuat skema serangan balik. Taktik ini biasanya dipakai untuk menghadapi tim-tim dengan kualitas serangan yang sangat rapi dan kuat, di mana serangan tanpa henti-hentinya dilakukan dan terus mengalirkan bola ke daerah pertahanan lawan.

Sering karena ketatnya pertahanan lawan, tim penyerang menjadi frustasi dan malah membuat kesalahan sendiri. Di Piala Dunia Perancis 1998, penyisihan grup antara Belanda vs Belgia, waktu itu Belgia dengan menggunakan taktik ini. Meskipun Belanda terus menerus mengurung dan membombardir pertahanan Belgia, pertandingan harus diakhiri tanpa gol. Bahkan penyerang Belanda, Patrick Kluivert, juga harus dikartu merah.

Banyak pihak dan penggemar sepakbola membenci taktik ini, karena mengurangi kenikmatan menyaksikan sepakbola. Banyak orang yang lebih suka dengan pertandingan yang saling serang dan bermain terbuka, sehingga memunculkan banyak peluang dari kedua tim dan juga menghasilkan banyak gol. Tidak sedikit pula yang mengkritik taktik ini sebagai taktik yang harusnya tidak ada dalam permainan sepakbola. Namun, bila disadari, sebenarnya tidak semua hal dalam taktik parkir bis adalah hal-hal yang negatif.

Taktik ini sendiri sebenarnya adalah sebuah respon dari sepakbola menyerang. Dalam hal menghadapi sebuah tim dengan kombinasi serangan yang sangat kaya dan variatif, diperlukan juga serangan yang juga gencar untuk mengimbanginya. Namun bila keadaan tim kurang maksimal untuk itu, sehingga seringkali serangan justru kandas sebelum benar-benar selesai dibangun, maka teknik parkir bis ini masih diperlukan.

Taktik parkir bis juga merupakan salah satu dari sekian banyak taktik di permainan sepakbola. Pro dan kontra akan pemakaian dan keberadaannya tentu saja sangat subyektif, sama seperti taktik-taktik yang lain, tergantung dari bagaimana lawan yang dihadapi. Mengabaikan tentang kebosanan saat menyaksikan taktik ini dipakai dalam sebuah pertandingan, tentu saja ada aspek-aspek lain yang juga masih sangat menarik untuk diperhatikan, seperti bagaimana efektifnya serangan balik cepat yang dipakai sebagai balasan saat lawan kehilangan penguasaan bola.