Simbol

Posted: 8 Januari 2012 in Komputer
Tag:,

Simbol Microsoft WordMasih sering mendapati beberapa pekerjaan ketikan dengan menggunakan simbol-simbol, sedangkan pengerjaannya masih menggunakan format ala kadarnya. Mungkin bisa jadi pengetiknya tidak tahu atau membuat formatnya terlalu rumit, sehingga apa yang bisa dipake untuk membuatnya maka itulah yang dipake.

Beberapa simbol itu di antaranya adalah simbol-simbol matematika dan juga beberapa simbol yang menggantikan istilah-istilah tertentu, misalnya ‘kurang lebih’, ‘derajat’, dsb. Yang sering dipakai dari simbol-simbol matematika adalah ‘kurang/lebih dari sama dengan’, ‘kali’, dsb. Semua simbol-simbol ini sebenarnya sudah ada dalam fasilitas aplikasi pengolah teks seperti MS Office Word yang sering dipakai, tapi rupanya bagi pengguna umumnya masih jarang dipakai dalam pengerjaan pengetikannya.

Di antara simbol-simbol ini, kemudian aku temukan ada beberapa simbol yang bisa dibuat dengan tombol-tombol shortcut langsung dari keyboard, sehingga mempermudah dan mempercepat pekerjaan, terutama jika di tengah-tengah teks ditemui simbol-simbol tersebut. Misalnya ‘kurang lebih’ yang disimbolisasi dengan ‘±’, bisa didapatkan dengan menekan tombol ‘Alt’ (tekan terus) sambil menekan tombol numerik ‘0177’ (‘Alt’ dilepas setelah empat digit angka ditekan). Kemudian ‘derajat’ yang disimbolisasikan dengan ‘°’, bisa didapat dari ‘Ctrl’ + ‘Shift’ + ‘2’, lepas, kemudian tekan spasi. Atau bisa juga dengan ‘Alt’ + ‘0186’. Satu lagi yang sering dipakai adalah ‘kali’ dengan simbol ‘×’, didapatkan dari tombol ‘Alt’ + ‘0215’.

Di antara pemakaian simbol-simbol tersebut, ada beberapa simbol yang sering ditemui kesalahan dalam pembuatannya. Misalnya dari simbol ‘≤’ atau ‘≥’, pengguna umum akan menggunakan simbol ‘<’ atau ‘>’ yang digarisbawah. Simbol ‘±’ juga demikian, hanya berupa simbol ‘+’ yang digarisbawah. Simbol ‘°’ memakai huruf ‘o’ yang di’superscript’ sehingga naik ke atas. Dan satu lagi, ‘×’ yang menggunakan huruf ‘x’. Padahal, hal ini akan lebih menyulitkan pengguna saat kemudian formatnya diganti, atau jenis fontnya diganti, atau sebab-sebab lain yang mengakibatkan font berubah. Sementara jika menggunakan simbol-simbol aslinya, kemungkinan besar tidak akan ada perubahan bentuk dari bentuk aslinya.

Hal-hal seperti ini mungkin lebih banyak ditemukan pada pengguna yang suka mengotak-atik aplikasi, pengguna yang kurang puas dengan proses rumit sehingga mencari dan menjelajahi aplikasi untuk memudahkan pekerjaan, atau pada pengguna yang suka menemukan hal-hal baru dari sebuah aplikasi. Semuanya sudah disediakan sebagai fasilitas aplikasi, tapi belum dipakai secara optimal oleh penggunanya. Hal-hal yang baru, berasal dari pengalaman pribadi, yang bisa dibagi bersama dengan pengguna yang lain, sehingga kesulitan-kesulitan yang timbul kemudian bisa diminimalisir dan dihilangkan. Karena sebaiknya sebuah dokumen bisa digunakan untuk segala format penulisan, tanpa perlu banyak perubahan formatnya.

Iklan
Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s