Penghuni Tetap dalam Tasku

Posted: 30 Desember 2011 in Pengalaman
Tag:,

tas ranselPergi ke mana-mana tanpa membawa tas, bagaikan garam tanpa sayur, kurang lengkap gitu rasanya. Meskipun terkadang tidak terpakai, tapi buat jaga-jaga aja siapa tau di jalan beli sesuatu, yang kemudian biar gak repot ditaruh di dalam tas. Terakhir kali aku beli tas sekitar dua tahun yang lalu, buat gantiin tas laptop bawaannya yang udah sobek di mana-mana. Dapatlah sebuah tas yang lumayan bagus dan kuat, bisa dua fungsi, cangklong dan ransel, hanya saja bentuknya tipis dan ngepres untuk laptopnya, sehingga agak kesulitan kalo mau bawa barang ekstra.

Kebetulan pas ikutan seminar beberapa waktu yang lalu dapat jatah tas buat pesertanya, cocok buat dijadiin tas harian. Pas dengan ukuran laptop, kantong ekstra, dan yang lebih penting, bentuknya agak tebal dan besar sehingga bisa muat buat barang tambahan (asal yang nggak terlalu gede). Sebagai tas harian, tentunya penghuni tetap tas ini adalah barang-barang yang sering aku gunakan dalam kegunaan kesehariannya, di antaranya:

  • Laptop dan chargernya. Tentu saja ini ‘senjata’ penting buat kerja ke mana-mana, sehingga selalu ada dalam tas kalo pas berangkat dan pulang kerja.
  • CD-CD program. Ingat, kerusakan software komputer bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Maka dari itu, untuk tindakan pencegahan, selalu sediakan CD program, tentunya program-program yang penting buat perawatan komputer.
  • Obeng serba fungsi. Kalo pulang kemalaman dan pintunya terkunci, benda ini sangat berguna buat membantu membuka pintu. Hehehe, pastinya bukan itu fungsinya mengapa obeng selalu dibawa ke mana saja. Hampir sama dengan CD tadi, obeng bisa digunakan di mana saja dan kapan saja, tentunya buat hal-hal yang bermanfaat.
  • USB bluetooth. Buat keperluan transfer data ke HP saat sewaktu-waktu dapat lagu atau gambar bagus yang bisa ditransfer lewat bluetooth, baik itu dari komputer ke HP, atau sebaliknya, dari HP ke komputer.
  • USB MP3 player 256 mb. Berfungsi buat flashdisk cadangan, berguna saat flashdisk dipinjam teman dan tidak jelas kapan mau dikembalikan.

Tentunya dengan diisi barang-barang ini, tas masih menyisakan sedikit tempat buat barang-barang yang perlu dibawa secara tidak permanen, misalnya kalo ada teman yang ngasih jajanan dan mau dibawa pulang, tasku dengan senang hati menampungnya. Atau kalo kerja bawa pakaian ganti, masih muat juga dimasukin ke tasku ini. Dan yang penting jangan sampai tasnya ketinggalan saat pulang kerja, harus balik ke kantor lagi nih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s