Buku dalam Kehidupan

Posted: 26 November 2011 in Pemikiran
Tag:,

Saat agak lelah dan bosan dalam membaca buku, orang mungkin terkadang memperhatikan berapa halaman lagi yang tersisa untuk dibaca, tanpa memperhatikan sudah berapa halaman yang dilalui setelah dibaca. Begitu pula dengan kehidupan, yang terkadang orang lebih memperhatikan apa saja yang belum didapatkannya dalam hidup, tanpa berpikir dan mengingat sudah berapa banyak hal-hal yang dilalui dan didapatkan dalam hidupnya. Orang lebih sering terpaku dengan apa yang belum didapatkan ketimbang yang sudah didapatkan. Bisa jadi yang belum didapatkan memang dibutuhkan, atau hanya sekedar asal punya aja.

Buku, seperti halnya kehidupan, memuat berbagai macam tema yang terangkum menjadi satu dan kemudian dinamai dengan judul buku tersebut. Sesaat saat bosan dengan salah satu tema, bisa jadi orang tergerak untuk membaca secara acak bab-bab berikutnya dari buku itu. Tapi akibatnya, dia tidak bisa memahaminya, karena sumber bab itu ada di bab-bab lain yang telah dilewatkannya tadi.

Saat orang menginginkan sesuatu hal yang belum didapatkannya dengan jalan pintas, dia mungkin bisa jadi akan mendapatkan apa yang dia inginkan tanpa proses panjang. Tapi kemudian, apakah dia akan bisa memahami, atau pantaskah dia mendapatkannya, tanpa melalui perjuangan dan masalah panjang merintang. Harusnya, yang pantas mendapatkannya adalah mereka yang udah berjuang melewati jalan terjal dan tembok penghalang, udah melewati tantangan dan masalah, memahami seberapa pantaskah untuk mendapatkan hal yang diinginkannya tadi.

Buku, seperti halnya kehidupan, bisa jadi dihabiskan dalam waktu singkat saja oleh pembacanya, bisa pula dibaca agak lama untuk menghayati dan memahami isi bukunya. Atau bahkan karena kebosanan dan kelelahan, bisa jadi buku itu lebih lama lagi akan habis untuk membacanya. Dalam kehidupan, saat seseorang merasa malas atau bosan, maka dia akan sulit dan lama meraih apa yang diinginkannya, karena tingginya harapan tidak disertai dengan besarnya usaha untuk meraihnya.

Buku, kaya akan ilmu, seperti halnya kehidupan.

Iklan
Komentar
  1. Chandra B. berkata:

    berarti seperti membaca buku, menjalaninya harus fokus biar dapet isi dan maknanya. 🙂 nice inspiration.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s