Tangkap Aku Kalau Bisa

Posted: 22 November 2011 in Pemikiran
Tag:,

Frank William Abagnale Jr. adalah seorang penipu muda kelas gila. Dalam usia yang belum sampai menginjak 19 tahun, dia mendapatkan jutaan dolar dari hasil penipuannya. Diawali dari kaburnya dia dari rumah saat orangtuanya akan bercerai di umur 16 tahun, dia membawa sebuah buku cek yang diberikan oleh ayahnya. Saat cek itu akan dia gunakan untuk membayar tiket kereta api dan diuangkan di beberapa tempat, ternyata cek itu ditolak. Suatu inspirasi muncul saat di tengah kebingungannya, muncul ide saat dia melihat serombongan pramugari yang dipimpin oleh seorang pilot menuju ke sebuah hotel. Pada jaman itu, pilot bagaikan selebritis yang dipuja banyak orang. Dengan beberapa trik dan tipu muslihat, dia berhasil mendapatkan seragam dan perlengkapan pilot, serta mengetahui istilah-istilah dalam dunia penerbangan.

Segera setelah itu dia membuat cek palsu berlogo perusahaan penerbangan tempatnya berpraktek sebagai ko pilot. Tidak perlu banyak kesulitan kemudian saat dia menguangkan cek palsunya ke sebuah bank. Berhasil dengan ‘profesi’nya ini, kemudian dia mencoba profesi lain. Sementara para polisi sudah mulai memburunya, dengan licinnya Frank berubah-ubah profesi, bahkan berhasil mengelabui seorang detektif FBI dengan menyamar sebagai agen dinas rahasia. Kemudian dia berubah menjadi seorang dokter yang mengepalai UGD dan berdinas malam hari, serta menjadi pengacara setelah dia melamar seorang perawat yang ayahnya adalah seorang pengacara. Frank juga menggunakan banyak nama dalam menjalankan aksinya.

Sempat hampir tertangkap di hari pernikahannya, dia berhasil kabur kembali dari FBI. Di kemudian hari dia tertangkap di sebuah desa tempat ibunya berasal di Perancis. Meskipun kemudian ditahan di Perancis, detektif FBI yang memburunya membawanya kembali ke AS untuk ditahan di sana. Saat turun dari pesawat dia berhasil kabur namun kemudian ditangkap tidak lama kemudian di rumah ibunya. Akhir cerita, dia malah direkrut FBI untuk menangani masalah penipuan dengan cek dan bukti pembayaran palsu.

Ini adalah cerita dari sebuah film berdasarkan kisah nyata Frank William Abagnale Jr., ‘Catch Me If You Can’, yang bersetting dekade tahun ’60-an, dengan pertanyaan tentang kebenaran yang sering dipertanyakan. Salah satu hal yang bisa diambil dari akhir kisah ini adalah bahwa keahlian seorang penjahat pun bisa dimanfaatkan untuk menanggulangi kejahatan lain yang menjadi spesialisasinya. Ini adalah film santai tentang penipuan, yang mana tokoh detektif dan penipunya akhirnya bekerjasama dalam menyelesaikan kasus-kasus kejahatan penipuan.

Iklan
Komentar
  1. nisa berkata:

    Ctch Me If You Can hehehe :< ^_^

  2. yisha berkata:

    makasih ya setuju saling follow
    🙂 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s