Gecko

Posted: 10 November 2011 in Pemikiran
Tag:,

Ada sebuah cerita yang cukup menarik, meskipun sebenarnya sangat sederhana dan standar. Kalo ada lagu Sang Kodok, yang menceritakan cerita dari kodok, kemudian sambung-menyambung dengan hewan-hewan lain, cerita ini juga seperti itu, cuma tokohnya di sini bukan kodok, melainkan tokek. Tokek bermasalah dengan kunang-kunang, kunang-kunang bermasalah dengan burung pelatuk, burung pelatuk bermasalah dengan katak, katak bermasalah dengan kumbang hitam, kumbang hitam bermasalah dengan kerbau, kerbau bermasalah dengan hujan, dan terakhir hujan bermasalah dengan tokek.

Ada hikmah yang terkandung dalam cerita tadi, bahwa setiap orang punya masalah sendiri-sendiri, maka dari itu diperlukan hidup damai dan saling pengertian dengan tetangga di lingkungannya. Dan terlebih lagi, terkadang masalah itu akan berpengaruh kepada penghuni lainnya, dan seringnya kemudian masalah akan berputar balik ke dirinya sendiri.

Terkadang juga untuk menyelesaikan masalah berantai seperti ini diperlukan seorang yang bijak dan arif sebagai penengah dan pembimbing, dalam cerita ini ditunjukkan dengan sosok kepala desa, yang dengan sabar mendengarkan cerita semua penghuni dan memberi keputusan akhir dengan tanpa merugikan pihak manapun.

Komentar
  1. Leli mengatakan:

    dan tokek-yang-punya-masalah-sendiri itu harganya muahal sekali :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s