Kemasan dan Tantangan Cerita Islam

Posted: 7 September 2011 in Islam
Tag:,

Semua kisah yang termuat dalam kitab suci mengandung pesan moral yang sangat baik bagi pengembangan kepribadian anak. Di dalamnya terkandung ajaran moral dan hikmah yang sangat dalam. Yang menjadi tantangan para penulis cerita adalah bagaimana mengemas kisah-kisah keagamaan itu dalam kemasan yang lebih kreatif dan memikat.

Sungguh banyak kisah-kisah tentang kehidupan Rasulullah SAW serta para sahabat yang jumlahnya mencapai ratusan, semua ini merupakan sumber cerita yang tak habis-habisnya untuk digali, jika para penulis cerita dapat mengemasnya lebih kreatif dan memikat, anak-anak pastilah betah dan menikmatinya.

Rasulullah sudah berpesan, “Didiklah anak-anak tiga perkara, (di antaranya): cinta kepada nabi mereka, dan cinta kepada sanak keluarga” (HR. at Thabrani).

Seorang sahabat, Sa’ad bin Abi Waqas menerangkan, “Kami mengajar anak-anak kami sejarah hidup Rasulullah SAW, seperti kami mengajarkan kepada mereka surat dari al Qur’an”.

Selama ini dunia anak dibanjiri dongeng fantasi dari Barat, maka tak heran jika anak-anak menjadikan Superman, Batman dan sejenisnya sebagai idola dan tokoh fiktifnya.

Setiap muslim pasti lebih menyukai melihat anak laki-lakinya bermain pedang-pedangan dengan sebilah bambu dan berteriak melengking “Allahu Akbar!”. Mereka berebut memerankan peran sebagai Hamzah, Ali maupun BIlal. Di waktu lain, mereka berbincang tentang kehebatan tokoh idolanya masing-masing. Sungguh mengharukan!

Alhamdulillah, akhir-akhir ini buku cerita bernafaskan agama mulai bermunculan dan banyak menghiasi rak-rak toko buku. Akan tetapi dibandingkan dengan bacaan-bacaan sejenis lainnya sungguh masih sangat jauh. Bandingkan dengan buku kisah Cinderela dan sejenisnya yang telah memenuhi rak-rak toko buku dan perpustakaan, dengan kemasan yang sangat baik dan kreatif.

Keterbatasan itu hendaknya tidak menyurutkan orangtua untuk menyampaikan kisah-kisah teladan kepada anak-anaknya. Justru hal itu merupakan tantangan yang harus dijawab dengan kreatifitas dan sentuhan seni. Untuk mencari sumber cerita, para orangtua tidak menemui kesulitan, sebab koleksi cerita Islam itu sangat banyak dan bervariasi. Yang agak sulit, bagaimana merekayasa kisah itu menjadi sebuah dongeng yang menarik.

Sebait kisah yang ada dalam buku-buku sejarah sudah cukup untuk dijadikan sumber inspirasi. Orangtua mesti pandai mengulur-ulurnya, menambah bumbu di sana-sini sehingga lebih pas dengan dunia fantasi anak. Apalagi diceritakan lengkap dengan gaya bicara dan mimik wajah, ditambah sedikit alt peraga, sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak.

Peristiwa-peristiwa kecil tentang sifat Rasulullah, misalnya, bila diceritakan seperti dongeng akan membuat anak merasa akrab dengan sendirinya. Kedermawanan Rasul, keramahtamahan, kasih sayang, sikap pemaafnya dan segala sifat-sifat beliau, sangat baik untuk diperkenalkan kepada anak-anak sejak dini.

Lewat media dongeng itu juga anak-anak dapat mempelajari sejarah tanpa merasa terbebani untuk menghapal atau mempertanggungjawabkannya melalui tes pelajaran.

Posting Aslinya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s